Antrean servis yang bisa dipantau pelanggan sendiri
Pelanggan menelepon berkali-kali menanyakan progres servis.
- Klien
- Bengkel Karya
- Industri
- Bengkel mobil
- Tahun
- 2026
- Durasi
- 9 minggu

Dampak setelah sistem berjalan
- Penurunan telepon menanyakan progres
- 70%Penurunan telepon menanyakan progres
- Tagihan akhir sesuai estimasi awal
- 95%Tagihan akhir sesuai estimasi awal
- Kenaikan servis berkala berulang
- 40%Kenaikan servis berkala berulang
- Dari discovery sampai rilis
- 9 mingguDari discovery sampai rilis
Masalah yang dihadapi
Setiap kendaraan masuk dicatat di lembar kerja kertas yang berpindah tangan antar mekanik. Ketika pelanggan menelepon, resepsionis harus mencari lembarnya dulu, lalu bertanya ke mekanik yang menangani.
Estimasi biaya juga ditulis tangan, sehingga sering ada selisih antara yang dijanjikan di awal dan tagihan akhir — sumber keluhan yang paling sering muncul.
Teknologi yang dipakai
- Next.js
- PostgreSQL
- WhatsApp API
- Upload foto terkompresi
Layanan terkait
Custom Software DevelopmentApa yang kami bangun
Setiap bagian di bawah menjawab satu hambatan yang muncul di tahap discovery.
- 01
Work order digital
Setiap kendaraan masuk membuat work order dengan foto kondisi awal, keluhan pelanggan, dan daftar pekerjaan yang disetujui sebelum dikerjakan.
- 02
Tautan pelacakan untuk pelanggan
Pelanggan menerima tautan lewat WhatsApp untuk melihat progres servis dan foto pekerjaan, tanpa perlu login atau memasang aplikasi.
- 03
Persetujuan pekerjaan tambahan
Bila mekanik menemukan kerusakan lain, estimasi tambahan dikirim untuk disetujui pelanggan lebih dulu. Selisih tagihan akhir hampir hilang.
- 04
Riwayat servis per kendaraan
Semua pekerjaan tersimpan per nomor polisi, sehingga mekanik tahu apa yang pernah dikerjakan saat kendaraan yang sama kembali.
Kendala Anda mirip dengan Bengkel Karya?
Sesi konsultasi pertama gratis. Kami bantu petakan masalahnya dulu sebelum bicara soal biaya.