Pembukuan katering yang akhirnya menunjukkan margin per menu
Omzet naik tapi pemilik tidak tahu menu mana yang untung.
- Klien
- Dapur Nusantara
- Industri
- Katering & rumah makan
- Tahun
- 2026
- Durasi
- 7 minggu

Dampak setelah sistem berjalan
- Kenaikan margin kotor
- +12 poinKenaikan margin kotor
- Direvisi karena margin negatif
- 3 menuDirevisi karena margin negatif
- Percepatan penagihan piutang
- 18 hariPercepatan penagihan piutang
- Waktu tutup buku bulanan
- 1 jamWaktu tutup buku bulanan
Masalah yang dihadapi
Pemasukan dicatat di buku, belanja bahan disimpan sebagai nota di kotak, dan piutang katering korporat hanya diingat. Setiap akhir bulan pemilik tahu berapa uang yang masuk, tapi tidak tahu berapa yang benar-benar tersisa.
Beberapa menu yang paling laku ternyata paling tipis marginnya, tapi hal itu tidak pernah terlihat karena biaya bahan tidak pernah dihubungkan ke penjualan.
Teknologi yang dipakai
- Next.js
- PostgreSQL
- Ekspor Excel & PDF
- WhatsApp API
Layanan terkait
Aplikasi KeuanganApa yang kami bangun
Setiap bagian di bawah menjawab satu hambatan yang muncul di tahap discovery.
- 01
Harga pokok per menu
Setiap menu punya daftar bahan dan takarannya. Saat harga bahan diperbarui, margin tiap menu ikut terhitung ulang otomatis.
- 02
Pencatatan belanja lewat foto
Staf memotret nota belanja dari HP, lalu mengisi nominal dan kategorinya. Notanya tersimpan sebagai bukti dan tidak lagi menumpuk di kotak.
- 03
Piutang katering korporat
Tagihan klien korporat punya jatuh tempo dan pengingat otomatis, sehingga pembayaran tidak lagi terlewat berminggu-minggu.
- 04
Laba rugi bulanan otomatis
Laporan terbentuk dari transaksi harian, siap diserahkan ke konsultan pajak tanpa perlu disusun ulang di Excel.
“Staf baru saya bisa pakai sistemnya di hari pertama tanpa perlu ditemani. Itu yang paling menghemat waktu saya.”
Kendala Anda mirip dengan Dapur Nusantara?
Sesi konsultasi pertama gratis. Kami bantu petakan masalahnya dulu sebelum bicara soal biaya.